Menghitung Nikmat Rambut

1 Maret 2010 at 03:51 1 komentar

Di salah satu klinik penanaman rambut di Hongkong, untuk menanam sehelai rambut membutuhkan dana sebesar $ 20 (HKD). Pernahkah kita mensyukuri atas karunia rambut yang diberikan Allah pada kita?

Ada yang menganggap bahwa rambut adalah mahkota. Oleh karenanya, tak aneh jika banyak orang mengidamkan kepala yang terus ditumbuhi rambut. Sesekali, mereka berkunjung ke salon khusus rambut. Bahkan, ada pula yang berkala mengunjungi salon untuk sekedar menata dan memanjakan penampilan mahkota kepalanya.

Di sisi lain, ada juga yang bersikap biasa saja terhadap setiap helai rambut di tubuhnya. Mereka acuh, atau bahkan bersikap biasa saja dengan rambut yang dipunya. Tak ada waktu rutin ke salon, apalagi berkeramas khusus dengan tujuan merawat mahkota kepala.

Terlepas dari itu semua, pernahkah kita menghitung berapa besar nilai setiap helai rambut yang Allah berikan? Jadi, tak hanya merawat dan menjaga rambut agar tetap tumbuh serta elok dipandang mata. Apalagi, membiarkan begitu saja nikmat fisik yang Allah amanahkan kepada manusia. Namun, hendaknya kita mencoba menghitung berapa nilai karunia Sang Pencipta dari hanya helaian rambut di setiap jengkal kulit manusia. Dengan itu, harapannya manusia lebih bisa bersyukur dengan setiap pemberian Rabb-nya.

Sejatinya, untaian rambut di kepala bukan sekedar mahkota. Ia juga berguna sebagai pelindung tubuh, khususnya kulit kepala dari bahaya sinar ultraviolet. Setidaknya, itulah hasil penelitian ilmuwan Australia baru-baru ini.

Harga Helai Rambut

Rambut, sebagai pelindung tubuh dari panas sekaligus pemanis rupa manusia adalah nikmat Allah yang tak terkira. Betapa tidak, bila dihitung harga setiap helainya maka yang ada malah manusia akan tercengang lantaran besarnya jumlah ‘kekayaan’ yang Sang Pencipta titipkan kepada mereka.

Penghitungan paling mudah yaitu membandingkan sejumlah rambut yang dimiliki, misalnya di kepala, dengan harga seutas rambut dan biaya penanamannya ke kulit manusia. Pencangkokan tersebut merupakan salah satu cara mutakhir untuk memperbaiki penampilan. Para pakar membuat dan mengembangkan teknologi penanaman rambut bagi siapa saja, baik yang berkepala botak maupun yang hanya ingin melebatkan rambut.

Di salah satu klinik penanaman rambut di Hongkong, untuk menanam sehelai rambut membutuhkan dana sebesar $ 20 (HKD). Bila ditukar dengan nilai rupiah, setiap rambut dihargai Rp 25.459 (data Bank Indonesia pada 20 Oktober 2009). Itu hanya biaya pembelian seutas rambut, belum biaya jasa konsultasi dokter, uji pemeriksaan awal, dan pengobatan.

Bila jumlah rata-rata rambut yang dimiliki manusia normal sebanyak 80 helai/cm2 kulit kepala (orang Asia) atau 120 helai/cm2 kepala (orang Eropa), paling sedikit uang yang harus disiapkan untuk penanaman rambut sekitar Rp 2.036.720 sampai Rp 3.055.080 untuk setiap cm2-nya. Atau, jika rata-rata kepala manusia normal mengandung 100.000 utas rambut berarti setiap orang harus membayar sejumlah Rp 2.545.900.000 atau sekitar 2.5 Milyar! SubhaanaLlaah.

Nilai tersebut lebih mengejutkan bila melihat kenyataan, bahwa rambut manusia ternyata tak hanya tumbuh sekali seumur hidup. Namun, bisa berulang kali. Bayangkan saja, bila setiap 10 tahun sekali rambut tersebut rontok semua dan harus ditanam ulang, maka berapa banyak uang yang perlu dibayarkan seseorang berumur 60 tahun?

Belum lagi jika orang tua memiliki anak, dan ketika anak lahir diwajibkan membayar biaya penanaman rambut. Bayangkan jika anaknya 2, 3, 4 atau lebih, maka berapa triliun yang perlu disiapkan? Ini sekedar rambut di kepala, belum di alis, bulu mata, dan tempat lainnya.

Syukuri Nikmat Allah

Demikianlah perhitungan karunia Allah hanya dari utasan rambut, belum yang lainnya. Sungguh besar kasih sayang-Nya sehingga tak sepeser pun dikeluarkan manusia untuk mendapatkan mahkota penghias raga. Maka sepatutnyalah manusia berterima kasih atas pemberian nikmat yang tak pernah ia minta ini, namun begitu saja diberi lantaran kasih sayang Allah yang tak terbatas pada manusia. Sebaliknya tidaklah pantas manusia yang lemah bersikap congkak di dunia.

Andai saja manusia mau berpikir dengan keagungan dan kemurahan Sang Pencipta, niscaya ia akan terus bersyukur dan senantiasa menghiasi diri dengan amal ibadah. Hal ini telah Allah ingatkan dalam Al Qur’an: “Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur”. (QS. Az Zumar 39:66)

Bagi manusia yang telah mengerti akan besarnya pemberian Allah, lalu diikuti syukur atas apa yang diterimanya maka Sang Pemilik nikmat akan tambahkan lagi karunia lainnya sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim 14: 7).

Oleh: Syaefudin
Penulis adalah Asisten Dosen Metabolisme di Departemen Biokimia, FMIPA-IPB

Referensi:

1. Dr. Bertram Medical Hair Transplant Center (2009). Our Pricing Policy. Hairtransplant.hk, June, 2009. (http://www.hairtransplant.hk/price.htm, terkunjungi pada 29 Juli 2009).

2. P&G Beauty Science. Hair Facts. Pg.Com, July, 2009. (http://www.pg.com/science/haircare/hair_twh_23.htm, terkunjungi pada 30 Juli 2009).

3. Alvio P. Parisi et al. 2009. Solar Ultraviolet Protection Provided by Human Head Hair. Photochemistry and Photobiology, 85: 250–254.

Entry filed under: Artikel Islami. Tags: , , , , .

Hidup Adalah Anugerah Anggora

1 Komentar Add your own

  • 1. mycorner  |  1 Maret 2010 pukul 07:37

    Alhamdulillah, rambut saja sebegitu mahalnya kalau dinilai.. salam

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Random Ayat Alqur’an

Asmaul Husna

Arsip

Add to Technorati Favorites

Jumlah Pengunjung

  • 109,641
Join My Community at MyBloglog!

Masukkan Code ini K1-F9A1B6-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

my tweet


%d blogger menyukai ini: