Lima Tingkatan Shalat

20 April 2009 at 12:45 Tinggalkan komentar

gambar-shalatTingkatan manusia ketika shalat shalat berbeda-beda, ada lima tingkatan yang perlu diperhatikan sebagai tolok ukur, ditingkat manakah anda berada. Dalam pengantar buku madarijus salikin, Ibnul Qayyim mengatakan bahwa tidak akan ada orang yang bisa memahami dan merasakan tingkatan-tingkatan ini kecuali orang-orang yang bergerak menaiki tingkatan itu.

Tingkatan Pertama
Disinilah letak orang-orang yang tidak menjaga waktu shalat.Ia tidak menjaga wudhu, tidak juga rukun-rukun shalat yang zhahir serta kekhusyukan. Orang semacam ini akan mendapatkan hukuman atas shalatnya sebagaimana disepakati oleh semua ulama.

Tingkatan kedua
Disini terletak orang-orang yang menjaga waktu shalat, menjaga wudhu dan rukun-rukun shalat yang zhahir, namun ia melalaikan kekhusyukan. Orang semacam akan dihisab shalatnya dengan keras.

Tingkatan Ketiga
Disini terletak orang-orang yang menjaga waktu shalat, menjaga wudhu dan rukun-rukun shalat yang zhahir, ia tampak berjuang gigih melawan setan. Diawal-awal ia bisa khusyuk tapi kemudian setan berhasil mencuri perhatiannya. Ia kembali melawan dan demikian seterusnya silih berganti. Orang semacam ini akan tertutup kekurangannya. Ia berjuang gigih dalam shalatnya tentu ia akan mendapat dua pahala yaitu pahala dibagian mana ia berhasil khusuk dan dibagian mana ia berjuang melawan setan.

Tingkatan keempat
Disini terletak orang-orang yang menjaga waktu shalat, menjaga wudhu dan rukun-rukun shalat yang zhahir, dan melaksanakan shalat dengan khusyuk. Ini merupakan tingkatan yang sangat tinggi sebab ia menang melawan setan setelah perjuangan yang amat gigih orang seperti ini akan mendapat pahala penuh.

Tingkatan Kelima
Tingkatan ini adalah bagi orang-orang yang menjaga penuh waktu shalat, wudhu, serta rukun-rukun dan kekhusyukan. Orang ini juga menanggalkan hati dan menyerahkannya sepenuh jiwa kepada Allah. Orang ini hatinya selalu bersama Allah, tidak lagi terkait dengan ikatan-ikatan dunia. Inilah maksud ucapan Rasulullah “Pucuk Kebahagiaanku terletak didalam shalat”. Orang semacam ini adalah orang yang istimewa yang dekat dengan Rabbnya.

Tanjung Redeb, Senin 20 April 2009

Iklan

Entry filed under: Artikel Islami. Tags: , , , , , , , , , .

Makna Syahadat Muhammad Rasulullah Jagung dan Manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Random Ayat Alqur’an

Asmaul Husna

Arsip

Add to Technorati Favorites

Jumlah Pengunjung

  • 116,995
Join My Community at MyBloglog!

Masukkan Code ini K1-F9A1B6-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

my tweet


%d blogger menyukai ini: