Kisah Raja dan Tukang Kayu

22 Januari 2009 at 15:56 1 komentar

Pada dahulu kala tersebut cerita disebuah negeri terdapat seorang raja yang sangat kaya raya  namun sang  raja ini menderita penyakit yang tidak ada obatnya dan oleh tabib dikatakan bahwa beliau akan meninggal dunia dalam waktu yang tidak lama lagi. Mendengar hal tersebut sang raja menjadi sangat ketakutan dengan hal  yang akan dialaminya, dalam pikirannya bahwa nanti ia akan sendiri didalam kuburnya  sementara selama ini ia telah terbiasa dengan kehidupan yang serba terlayani dan selalu dikelilingi oleh para pelayan-pelayan yang selalu siap sedia untuk melayani kemauannya. Akhirnya terpikirnya oleh sang raja untuk mengadakan sayembara yang isinya bahwa siapapun yang bersedia menemaninya didalam kubur selama 40 hari akan diberikan separuh dari kekayaan yang dimilikinya.
Kemudian sayembara ini oleh para petugas diistana diumumkan keseluruh pelosok negeri.
Namun setelah sekian lama sayembara tersebut diumumkan tak ada satupun warga yang bersedia mengikutinya karena takut dengan syarat yang ada.
Dipelosok negeri tersebut hiduplah seorang tukang kayu yang kehidupannya sangat miskin, dimana untuk bertahan hidup ia hanya mengandalkan dari hasil menebang hutan dengan kapak, satu-satunya harta miliknya. Kapak tersebut dipergunakan untuk menebang kayu dan hasilnya dibawa kepasar untuk dijual dan kemudian uang yang didapat digunakan untuk keperluan rumah tangganya.
Akhirnya sayembara tadi diketahui oleh situkang kayu dengan perasaan gembira ia berkata dalam hati mungkin inilah caranya agar dapat menjadi orang kaya dan mengakhiri kemiskinan yang selama ini dideritanya. Dengan hati yang gembira situkang kayu tersebut datang ke istana untuk mendaftarkan diri agar dapat mengikuti sayembara yang diumumkan oleh kerajaan.
Setelah sekian lama penyakit sang raja semakin parah akhirnya ia meninggal dunia, dan tibalah saat yang ditunggu-tunggu yaitu masa penguburannnya. Sesuai dengan isi sayembara yang ada bahwa lubang untuk kubur sang raja sengaja dibuat untuk dua orang, satu untuk raja dan yang satunya lagi adalah untuk situkang kayu.
Tibalah masa yang ditunggu oleh situkang kayu ia dimasukkan kedalam kubur dengan perbekalan selama 40 hari ia berada disana. Setelah penguburannya selesai datanglah malaikat penanya kedalam kubur tersebut, namun ada hal aneh yang terjadi sang malaikat malah mendatangi situkang kayu, hal ini membuat situkang kayu sangat ketakutan, kemudian ia berkata “ maaf aku belum mati tapi yang mati adalah orang yang ada disebelahku” kemudian malaikat menjawab “aku tahu bahwa kau masih hidup namun aku tetap ingin bertanya kepadamu” kemudian terjadilah percakapan antara keduanya semua hal ditanyakan mulai dari mana ia memperoleh rejeki dengan apa ia memperolehnya dan bagaimana ia memperolehnya dan dari siapa sebenarnya rejekinya tersebut. Tanpa terasa karena percakapan keduanya memakan waktu empat puluh hari lamanya, dimana saat tersebut adalah saat yang ditetapkan untuk menyelesaikan sayembara . Oleh petugas kerajaan dibongkarlah kuburan tersebut untuk mengeluarkan situkang kayu. Setelah situkang kayu berada diluar datanglah seorang sahabatnya mengucapkan selamat atas keberhasilannya mengikuti sayembara dan menyuruhnya untuk mengambil hadiah yang telah dijanjikan.
Namun diluar dugaan apa yang dijawab oleh situkang kayu “ Aku saja yang Miskin dan hidup dari menebang kayu pertanyaan yang kudapat dari malaikat begitu banyak dan lama bagaimana jika aku menjadi orang kaya?” akhirnya diputuskan oleh situkang kayu bahwa ia tidak menjadi mengambil hadiah yang seharusnya sudah menjadi miliknya.

Hikmah luar biasa yang ada bahwa situkang kayu dalam hidupnya miskin dan mendapatkan harta dengan jalan halal saja mengalami kesusahan  dengan pertanyaan didalam kubur, bagaimana bila harta banyak dan didapat dengan jalan haram, kisah ini untuk direnungkan dan kita semua akan mengalaminya.

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Taqwa Berau, Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA

1 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Random Ayat Alqur’an

Asmaul Husna

Arsip

Add to Technorati Favorites

Jumlah Pengunjung

  • 116,995
Join My Community at MyBloglog!

Masukkan Code ini K1-F9A1B6-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

my tweet


%d blogger menyukai ini: