Hakikat Syirik

20 Januari 2009 at 16:10 Tinggalkan komentar

Syirik adalah: yaitu menjadikan sekutu bagi Allah dalam rububiyah,
uluhiyah, asma’ dan sifat-Nya, atau pada salah satunya. Apabila seorang
manusia meyakini bahwa bersama Allah ada yang menciptakan, atau yang
menolong, maka dia seorang musyrik. Barangsiapa yang meyakini bahwa
seseorang selain Allah berhak disembah, maka dia seorang musyrik.
Barangsiapa yang meyakini bahwa bagi Allah ada yang serupa pada asma’ dan
sifat-Nya, maka dia seorang musyrik.
Bahaya Syirik
1. Syirik kepada Allah adalah perbuatan zhalim yang besar. Karena ia melewati
batas terhadap hak Allah yang khusus dengan-Nya, yaitu tauhid. Tauhid
adalah keadilan paling adil dan syirik adalah kezaliman yang paling bengis dan
kejahatan yang paling keji; karena ia merendahkan Rabb semesta alam,
menyombongkan diri dari taat kepada-Nya dan memalingkan kemurnian hak-
Nya kepada selain-Nya serta memutarkan selainnya dengannya. Karena begitu
besar bahayanya, maka sesungguhnya siapa yang berjumpa dengan Allah
dalam keadaan syirik kepada kepada Allah , sesungguhnya Allah tidak
mengampuninya, seperti dalam firman-Nya:
إِنَّ اللهَ لاَيَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَادُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَآءُ
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni
segala dosa yang selain dari (syirik) itu, (QS. An-Nisaa’48)
2. Syirik kepada Allah merupakan dosa terbesar. Siapa menyembah selain Allah
berarti dia telah meletakkan ibadah di tempat yang salah, dan memalingkannya
kepada yang tidak berhak. Hal itu kezaliman yang besar, seperti firman Allah :
إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِیمٌ
sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang
besar”. (QS. Luqman :13)
3. Syirik besar menggugurkan semua amal perbuatan dan memastikan
kebinasaan dan kerugian, ia adalah dosa yang terbesar.
a. firman Allah :
وَلَقَدْ أُوحِىَ إِلَیْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَیَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِّنَ الْخَاسِرِينَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi)
sebelummu:”Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu
dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Az-Zumar: 65)
b. Dari Abu Bakrah , ia berkata, “Nabi bersabda,’Maukah kalian aku
beritahukan dosa yang terbesar? (beliau mengatakan sebanyak) Tiga kali. Mereka
menjawab, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda, ‘Menyekutukan Allah ,
durhaka kepada kedua orang tua.’ Dan beliau duduk dan tadinya beliau
bersandar: ‘Ketahuilah, dan ucapan yang palsu.’ Abu Bakrah berkata, ‘Beliau
terus mengulanginya hingga kami berkata, ‘Semoga beliau diam.” Muttafaqun
‘Alaih.[1]

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Mencintai Nabi Taqwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Random Ayat Alqur’an

Asmaul Husna

Arsip

Add to Technorati Favorites

Jumlah Pengunjung

  • 114,236
Join My Community at MyBloglog!

Masukkan Code ini K1-F9A1B6-E
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

my tweet


%d blogger menyukai ini: