Posts tagged ‘berau’
Energi Yang Tak Pernah Habis
Hidup sebagai sesuatu kadang seperti tulisan spanduk yang terikat di antara dua tiang. Hujan, panas, dan tangan-tangan usil bisa melunturkan keberadaan tulisan. Warna menjadi kabur, dan tulisan pun mulai luntur. Seperti itu pula mungkin ketika seseorang hidup sebagai muslim. (lagi…)
Dimensi Kemusyrikan
Tak sedikit orang yang mengira bahwa syirik adalah menyekutukan Allah dengan menyembah berhala atau mengaku dirinya sebagai Tuhan seperti yang dilakukan Firaun. Menurut agama, menyekutukan Allah mencakup dimensi yang sangat luas: Dari gaya Firaun yang mengaku sebagai Tuhan sampai cara berfikir bahwa uang adalah segala-galanya.
Orang yang menganggap batu cincin yang dipakainya berkhasiat melariskan dagangannya, sebagai contoh, termasuk musyrik. Meminta keselamatan pada dukun, mohon perlindungan dari jin, dan bahkan bekerja sama dengan jin untuk tujuan-tujuan tertentu, juga termasuk bentuk kemusyrikan. Dalam hal terakhir ini, orang tersebut tidak hanya musyrik karena menganggap jin bisa dimintai pertolongan (QS. 1:5), tapi juga telah mencampuri ‘wilayah gaib’ yang merupakan hak prerogatif Tuhan. (lagi…)
Ilmu yang bermanfaat
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Mujaadilah: 11).
Janganlah sekali-kali engkau menuntut ilmu dengan maksud untuk bermegah-megah, menyombongkan diri, berbantah-bantahan, menandingi, dan mengalahkan orang lain (lawan bicara), atau supaya orang mengagumimu.
MAHABESAR Allah yang dengan ilmu-Nya telah membuat jagat raya beserta isinya tercipta. Betapa Ia menciptakan segala yang dikehendakinya itu cukup dengan jadilah; “kun fayakun!” (lagi…)
Bayangan
Di sebuah daerah nan jauh dari kota, seorang pemuda terhinggap penyakit aneh. Ia begitu gusar dengan keadaannya. Selalu gelisah. Karena penyakit itu, sang pemuda tak berani keluar rumah siang hari. Takut. Sangat takut.
Sebenarnya, penyakit itu tampak sederhana. Sang pemuda begitu merinding ketakutan ketika melihat bayangan hitam dirinya akibat sorotan cahaya. Tiap kali menemukan bayangan hitam yang mengikuti geraknya, si pemuda berteriak histeris. “Takut! Takut!” Mungkin, bayangan itu terlihat lain olehnya. Seperti sosok hitam misterius yang terus membayangi ke mana pun ia bergerak. (lagi…)
Renungan Seputar Shalat
Nabi Muhammad pernah ditanya tentang perbuatan menoleh-noleh ketika shalat, maka beliaupun bersabda”Itu merupakan curian setan yang dilakukan terhadap shalat seorang hamba” (HR.Al-Bukhari).
Sungguh sejelek-jelek manusia adalah orang yang berusaha mencuri bagian shalatnya. Ditanyakan “bagaimanakah hal itu bisa terjadi ya Rasulullah?” beliau menjawab “Ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya”. (HR. Ahmad)
Sebuah hadist menyebutkan pula “Seseorang apabila melaksanakan shalat namun ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya, maka rukuk dan sujudnya itu akan digulung sebagaimana baju usang digulung kemudian dilemparkan kemukanya seraya berkata “Allah menyia-nyiakan engkau sebagaimana engkau telah menyia-nyiakan aku!” (lagi…)
Kopi Hilangkan Nyeri akibat Capai
KOMPAS.com — Jika Anda ingin terbebas dari rasa nyeri akibat kehabisan tenaga atau kelelahan setelah berolah raga, minumlah segelas kopi.
Satu studi baru menunjukkan, kopi mengurangi rasa nyeri akibat kelelahan tak peduli seseorang memiliki kebiasaan minum kopi atau tidak. Demikian laporan kantor berita resmi China, Xinhua, Rabu (1/4).
Profesor bidang kesehatan masyarakat dan kinesiologi di Universitas Illionis Robert Motl mengatakan, “Kafein bekerja pada satu sistem di otak dan urat tulang belakang yang sangat terlibat dalam pemrosesan rasa sakit. Dan karena kafein menghalangi adenosine, zat kimia yang memainkan peran penting dalam pengalihan energi dan olah raga, kafein dapat mengurangi nyeri.” (lagi…)
Teh Panas Tingkatkan Resiko Kanker
KOMPAS.com – Mengonsumsi teh panas pada temperatur 70 dejarat Celsius atau lebih kemungkinan besar meningkatkan risiko kanker tenggorokan. Demikian simpulan beberapa peneliti Iran.
Penelitian itu, yang disiarkan di dalam British Medical Journal, dilakukan di Iran utara, tempat sejumlah besar teh panas dikonsumsi setiap hari.
Kanker osophagus (kerongkongan) menewaskan lebih dari 500.000 orang di seluruh dunia setiap tahun dan “oesophageal squamous cell carcinoma” (OSCC) adalah jenis yang paling umum. (lagi…)
Mengharapkan Rahmat Allah
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, [QS. Ali Imran (3): 133]
Syaikh Ibnu Atho`illah berkata, “Termasuk tanda-tanda bergantung/bersandar kepada amal ialah berkurangnya harapan (kepada Allah) ketika wujudnya dosa/kesalahan”
Sering manusia lebih bersandar kepada amalnya daripada bersandar kepada rahmat Allah. Hal ini dapat dibuktikan, antara lain, ketika ia berbuat satu kema’siatan, ia akan mengingat-ingat amal shalihnya yang dianggap dapat menghapus dosanya. Dan dia tidak begitu ingat akan rahmat Allah. (lagi…)
SEGALA SESUATU YANG KITA MILIKI MERUPAKAN KARUNIA ALLAH
Dunia di mana kita hidup, Allah menganugerahkan banyak pertolongan bagi manusia. Semua kebutuhan makhluk hidup disediakan dengan mudah; tiada sesuatu apapun yang terlewat.
Sebagai contoh; mari kita berpikir tentang diri kita. Dari saat kita bangun tidur, kita memerlukan banyak hal dan menemukan beragam keadaan. Singkatnya, kita dapat bertahan hidup karena banyaknya pertolongan yang dilimpahkan kepada kita. (lagi…)
Berpikir Secara Mendalam
Banyak yang beranggapan bahwa untuk “berpikir secara mendalam”, seseorang perlu memegang kepala dengan kedua telapak tangannya, dan menyendiri di sebuah ruangan yang sunyi, jauh dari keramaian dan segala urusan yang ada. Sungguh, mereka telah menganggap “berpikir secara mendalam” sebagai sesuatu yang memberatkan dan menyusahkan. Mereka berkesimpulan bahwa pekerjaan ini hanyalah untuk kalangan “filosof”.
Padahal, sebagaimana telah disebutkan dalam pendahuluan, Allah mewajibkan manusia untuk berpikir secara mendalam atau merenung. Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada manusia untuk dipikirkan atau direnungkan:
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad, 38: 29). (lagi…)






Komentar Terakhir